20 Nov 2022
Apakah fakta keunikan Kucing ?
10 Nov 2021
Dunia tentang Aku , kamu & kita . . .
Welcome to my world @dunianyarara
let's learn together . . .
Hi friends...my name is Khalyandhara Pramesthi Regita Wulan
you can call me "Rara"
i'm from 9.7 Class SMPN 21 Malang
hope you always in good health everyday
keep spirit and always shining okayyy....
( Khalyandara Pramesthi Regita Wulan / 15 / 9.7 )
8 Nov 2021
HOW SHOULD WE STUDY IN PANDEMIC
i hope they trigger you more to learn . . .
let's subscribe , likes 👍 and Comment 💓
HUKUM KIRCHOFF 1
Oleh karena itu, bunyi Hukum I Kirchhoff lebih umum ditulis: Jumlah kuat arus listrik yang masuk ke suatu titik cabang akan sama dengan jumlah kuat arus listrik yang meninggalkan titik itu. Hukum I Kirchhoff biasa disebut Hukum Arus Kirchhoff atau Kirchhoff's Current Law (KCL)
Mengutip dari Akselerasi Fisika, bunyi Hukum Kirchoff 1 adalah: Jumlah kuat arus listrik yang masuk ke suatu titik simpul sama dengan jumlah kuat arus listrik yang keluar dari titik simpul tersebut. ... Hukum Kirchoff 1 ini biasa dikombinasikan dengan hubungan listrik seri dan paralel pada Hukum Ohm
Hukum Kirchoff I dikenal juga sebagai hukum percabangan yang membahas tentang kekekalan muatan. Hukum ini menyatakan bahwa jumlah arus listrik yang masuk melewati suatu titik percabangan dalam rangkaian listrik tertentu sama dengan jumlah arus yang keluar melalui titik percabangan tersebut.
DON'T BULLY , BE A FRIEND
Bentuk bullying yang terjadi di sekolah
Dalam berbagai Sebagaimana kita tahu, bullying merupakan merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuatatau berkuasa terhadap orang lain, bertujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus.
Meski disebut sebagai tempat belajar, tempat bersosialisasi, dan tempat mengenal budi pekerti, sekolah juga berpotensi menjadi tempat merebaknya kasus bullying. Setiap warga sekolah, dalam lokasi tertentu, berpotensi menjadi pelaku, maupun korban bullying. Bullying di sekolah, dapat dilakukan oleh, guru kepada siswa, orang dewasa di lingkungan sekolah (staf tata usaha, pelaksana harian, atau petugas keamanan sekolah non guru), siswa senior kepada juniornya, atau siswa dengan sebayanya.
di sekolah, setiap warga sekolah, baik itu guru, karyawan, maupun siswa, selalu terlibat untuk ikut serta di dalamnya. Meski bertujuan mendidik, tidak jarang aktivitas-aktivitas ini memicu munculnya konflik yang berujung padai suatu bentuk tindakan bullying. Untuk diketahui bersama, ada beberapa jenis bullying yang mungkin dapat terjadi di lingkungan sekolah.
- Bullying verbal
Bullying jenis ini biasanya terlontar melalui kata-kata yang tidak menyenangkan. Dapat berupa ejekan, umpatan, cacian, makian, celaan, serta fitnah. Semua jenis ungkapan berupa kata-kata yang bersifat menyakiti orang lain, merupakan bentuk bullying verbal.
- Bullying fisik
Berbicara mengenai fisik, hal ini terkait erat dengan fisik atau tubuh seseorang. Bullying fisik merupakan bentuk kekerasan yang terjadi dengan menyakiti fisik seseorang. Bentuk kekerasan ini dapat berupa tendangan, pukulan, tamparan, atau meludahi seseorang.
- Bullying relasional
Di sekolah, bullying relasional terjadi karena muncul kelompok-kelompok tertentu yang berseberangan dengan kelompok atau individu lain, sehingga muncul pengucilan terhadap seseorang yang dianggap berseberangan, selain dikucilkan, seorang siswa yang dianggap “berbeda” dengan kebanyakan siswa di sekolah akan diabaikan, dicibir, dengan segala hal yang dapat membuat siswa tersebut diasingkan dari kelompoknya.
Seperti halnya terdapat berbagai bentuk dan jenis bullying atau perundungan ini, terdapat pula beragam bentuk alasan perundungan dapat terjadi, dan bagaimana kita dapat mengatasi itu semua. Grameds dapat mempelajarinya melalui pembahasan yang ada di dalam buku Stop Bullying.
Contoh kasus bullying di Indonesia yang terjadi di sekolah selama tahun 2020
- Kasus bully yang menimpa siswa SMP di Malang
Seorang siswa sebuah SMP, berinisial MS (13) menjadi korban bullying yang dilakukan oleh teman sekolahnya. Siswa tersebut diangkat oleh temannya yang berjumlah tujuh orang, kemudian dijatuhkan di paving. Bukan hanya sekali itu saja, korban juga diangkat lagi, kemudian dijatuhkan di dekat pohon. Korban mendapat perawatan di rumah sakit, akibat kekerasan fisik tersebut dan menyebabkan jari tengah tangannya diamputasi, karena tidak berfungsi lagi. Kejadian ini sangat berbahaya, meski pelaku hanya beralasan karena iseng.
- Murid membully gurunya di Gresik
Terjadi sekitar bulan Februari 2019. Seorang siswa sesekali mendorong gurunya, dengan mengarahkan kedua tangannya yang terkepal ke arah sang guru. Siswa tersebut melakukannya di dalam kelas pada saat jam pelajaran berlangsung. Siswa tersebut melakukan, sambil merokok di dalam kelas.
Guru tersebut, tidak membalas, hanya memandang wajah siswanya. Kejadian tersebut direkam oleh temannya sambil menertawakan kejadian tersebut. Aksi ini dianggap sebagai lelucon oleh siswa tersebut. Namun hal ini termasuk sebuah aksi tidak pantas, dan termasuk dalam jenis bullying fisik.
Contoh-contoh kasus di atas, merupakan sebagian kecil kisah yang menyedihkan dari para korban bullying yang mengalami pengalaman tidak menyenangkan. Namun tidak jarang pula para korban ini meregang nyawa akibat kekerasan-kekerasan yang dilakukan oleh sesamanya, termasuk kekerasan yang terjadi di sekolah.
Seorang psikolog dan konselor, Yunita Kristanti Nur Indarsih, mengungkapkan faktor balas dendam juga dapat menjadi pemicu utama terjadinya bullying di sekolah, selain karena persaingan dan iri hati. Akar kepahitan yang dialami sejak dini, membuat anak usia sekolah, cenderung akan menyakiti sebayanya, meski si anak masih di usia taman kanak-kanak.
Pengaruh dari orang dewasa menjadi model bagi anak-anak usia sekolah. Anak-anak cenderung meniru apa yang dilakukan oleh orang dewasa. Sehingga sikap dan cara bertutur mereka menyerupai orang dewasa yang dekat dengan mereka.
Hukum Untuk Bullying
Kadang tindakan semacam ini dipandang remeh dan tidak mendapat perhatian dari para guru atau orang dewasa yang ada di lingkungan satuan pendidikan. Bullying merupakan suatu tindakan pelanggaran hak asasi manusia, maka dari itu, hal semacam ini memiliki payung hukum dalam perundang-undangan di negara kita.
Selain undang-undang perlindungan anak. Kasus bullying di lingkungan satuan pendidikan mempunyai payung hukum seperti yang tertuang berikut ini.
Pasal 54 UU Nomor 35 tahun 2014
Anak di dalam dan di lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual, dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain.
Mengenal Persamaan Kuadrat
Rumus ABC digunakan untuk mencari akar-akar persamaan kuadrat, selain cara pemfaktoran atau melengkapi kuadrat sempurna. Berikut rumus ABC: Misalkan persamaan kuadratnya adalah 2x² - 5x - 3 = 0.
8 Langkah Memilih Sekolah SMA Terbaik Agar Prestasi Maksimal
Bagi siswa-siswi yang sudah selesai belajar dibangku sekolah menengah pertama (SMP) pastinya akan berpikir matang-matang untuk melanjutkan sekolah. Selain harus memilih sekolah terbaik, banyak faktor yang mesti diperhatikan. Salah satunya memilih jurusan yang tepat agar bisa mendapatkan prestasi yang maksimal. Nah, berikut ini 10 langkah yang tidak boleh dilewatkan saat memilih sekolah SMA terbaik di kota tempat kamu tinggal.
Memahami jurusan di SMA
Sebelum menentukan sekolah SMA terbaik yang akan kamu masuki, sebaiknya pahami terlebih dahulu jurusan di SMA. Sebab di SMA tentu tidak ada jurusan tata boga, tata rias, administrasi, atau yang lainnya. Jurusan yang ada di SMA adalah IPA, IPS, atau Bahasa. Jika ingin masuk SMA, maka kamu mesti menyiapkan diri untuk memilih salah satu jurusan tersebut.
Faktor lokasi
Sebaiknya kenali terlebih dahulu berbagai SMA yang ada di sekitar kamu, mulai dari yang terdekat hingga yang paling jauh, namun masih terjangkau. Hal ini juga akan menentukan sarana transportasi yang hendak kamu pakai untuk pergi dan pulang sekolah. Nah, jika kamu memilih SMA di luar kota, maka mesti mempertimbangkan tempat tinggal, mau kos atau tinggal di rumah saudara. Sebaiknya, pilih tempat tinggal yang tidak begitu jauh dari SMA pilihan kamu. Syukur-syukur kamu bisa tinggal di asrama yang dikelola oleh pihak sekolah juga.
3.Faktor skor akhir
Selain faktor lokasi, skor akhir yang kamu dapatkan dari nilai SKHU SMP juga sangat penting, karena ini akan menjadi salah satu syarat untuk masuk SMA, selain melalui jalur tes dan prestasi. pastikan kamu memilih SMA sesuai skor akhir kamu.
4.Diskusi dengan orang tua
Cobalah untuk membicarakan perihal sekolah pilihanmu dengan orang tua. Tentu saja orang tua akan memberikan banyak pertimbangan yang terbaik buat kamu.
5.Fasilitas bakat dan minat
Setelah kamu berdiskusi dengan orang tua, carilah SMA yang mempunyai fasilitas penelusuran bakat dan minat. Ini juga penting, lantaran setelah lulus SMA, kamu bisa langsung mengetahui arah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi.
7.Ekstrakurikuler
Jangan lupa pilih Sekolah SMA terbaik yang memiliki banyak ekstrakurikuler. Sehingga kamu memiliki banyak pilihan untuk menyalurkan bakat, minat, atau hobi. Siapa tahu, melalui kegiatan ekstrakurikuler, kamu bisa menoreh berbagai prestasi. Tentu saja ini penting bagi kamu untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
8.Persiapkan mental
Banyak orang bilang, masa SMA adalah masa yang paling indah. Ungkapan ini bisa jadi benar. Pada masa SMA, selain berhadapan dengan aneka rutinitas belajar, kamu juga akan menghadapi berbagai pengaruh, baik yang positif maupun yang negatif. Maka, persiapkan diri untuk menghadapinya. Bijaklah dalam memilih pergaulan dan aktivitas. Jika tidak mendukung proses belajar, lebih baik dihindari. Carilah teman dan aktivitas sepenuhnya menyokong proses belajar kamu. Karena masa SMA adalah masa mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

